Langsung ke konten utama
5 menit baca

Oleh Ririn Sartika · Pendiri LapisPonti

Lapis Legit untuk Imlek: Makna Memberi Kue Berlapis saat Tahun Baru

Lapis legit hampir selalu hadir di meja Imlek keluarga Tionghoa-Indonesia. Inilah makna di balik kue berlapis dan cara memilihnya sebagai hadiah Tahun Baru yang bermakna.

Lapis legit disajikan dengan ornamen merah dan emas khas perayaan Imlek

Meja Imlek keluarga Tionghoa-Indonesia hampir selalu punya satu penghuni yang sama: kue berlapis cokelat keemasan yang dipotong tipis-tipis. Lapis legit bukan sekadar hidangan penutup di momen ini. Kehadirannya membawa makna.

Bagi banyak keluarga, lapis legit dan Imlek sudah terikat satu sama lain selama beberapa generasi. Tapi mengapa kue yang tekniknya berasal dari tradisi Eropa ini justru begitu lekat dengan perayaan Tahun Baru Imlek? Jawabannya ada pada lapisan-lapisannya — dan pada cara keluarga Tionghoa-Indonesia mengadopsinya menjadi bagian dari tradisi mereka.

Makna Lapisan: Kemakmuran yang Berlapis-Lapis

Lapis legit dibangun selapis demi lapis, dan itulah inti maknanya di Imlek. Banyak keluarga memaknai tumpukan lapisan yang rapi sebagai simbol kemakmuran dan rezeki yang berlapis — semakin banyak lapisan, semakin melimpah harapan untuk tahun depan. Ini sejalan dengan semangat Imlek yang memulai tahun dengan simbol-simbol kemujuran dan kelimpahan.

Warnanya ikut bicara. Lapis legit yang baik berwarna cokelat keemasan yang dalam — warna yang berdekatan dengan emas, lambang kemakmuran dalam tradisi Tionghoa. Saat kue ini dihidangkan di meja merah berhiaskan emas, visualnya sendiri sudah menjadi doa akan tahun yang berlimpah.

Setiap lapisan lapis legit dipanggang terpisah, satu per satu. Mungkin itu sebabnya kue ini terasa pas untuk Tahun Baru — dibangun dengan kesabaran, lapis demi lapis, persis seperti harapan pada tahun yang baru.

Akar Lapis Legit di Komunitas Tionghoa-Indonesia

Lapis legit punya ikatan panjang dengan komunitas Tionghoa-Indonesia. Meski teknik memanggang berlapis berasal dari tradisi Eropa — dikenal sebagai spekkoek — kue ini berkembang dan mengakar di meja perayaan keluarga Peranakan dan Tionghoa-Indonesia. Ia hadir di Imlek, jamuan pernikahan, dan acara silaturahmi besar. Banyak keluarga mewariskan resepnya dari nenek ke ibu ke anak, sehingga kue ini ikut membawa ingatan lintas generasi — bukan hanya rasa.

Ikatan ini membuat lapis legit lebih dari sekadar kue di Imlek. Ia menjadi bagian dari ritus berkumpul: dipotong tipis, dibagikan ke tamu, dan dinikmati bersama secangkir teh. Kehadirannya menandai bahwa perayaan layak disambut dengan sesuatu yang istimewa — bukan kue sehari-hari.

Kalau Anda ingin menelusuri asal-usul lapis legit sebagai warisan rasa, Warisan Rasa dari Pontianak membahas ceritanya.

Mengapa Lapis Legit Cocok untuk Meja Imlek

Tiga hal membuat lapis legit tepat untuk hidangan dan hadiah Imlek:

AlasanPenjelasan
SimbolisLapisan rapi = kemakmuran berlapis; warna keemasan = kemujuran
Tahan lamaBertahan 5–7 hari di suhu ruang — cocok untuk jamuan berhari-hari
UniversalDisukai lintas usia, aman untuk tamu muda maupun tua
Karena Imlek sering dirayakan selama beberapa hari dengan kunjungan tamu silih berganti, daya tahan lapis legit menjadi keunggulan nyata. Kue tidak perlu segera habis di hari pertama, dan Anda tidak perlu repot mengganti sajian setiap hari. Detail menjaga kesegarannya ada di Cara Menyimpan Lapis Legit Agar Tetap Segar.

Cara menyajikannya pun sederhana. Potong tipis — sekitar setengah sentimeter — agar lapisan terlihat jelas dan rasanya tidak berat. Sajikan dengan teh tawar panas atau teh melati yang aromatik. Rasa legit dan mentega lapis legit berpadu pas dengan teh tanpa gula, dan kebiasaan minum teh ini sendiri sudah menjadi bagian dari tradisi meja Imlek.

Lapis legit dikelilingi ornamen merah dan emas khas Imlek
Lapis Legit Original berwarna keemasan dengan nuansa merah-emas perayaan Tahun Baru Imlek.

Memilih Varian untuk Imlek

Untuk Imlek, Original adalah pilihan paling bermakna. Sebagai varian orisinal, ia paling autentik dan sesuai dengan konteks tradisional perayaan. Lapis legit punya sejarah panjang dengan komunitas Tionghoa, sehingga Original membawa bobot tradisi yang tidak dimiliki varian lain.

Untuk variasi, beberapa pendamping yang cocok:

  • Nutella — familiar dan disukai anak-anak, melengkapi meja yang ramai keponakan
  • Prunes — untuk penerima yang sudah akrab dengan lapis legit dan menghargai keunikan rasa

Tapi biarkan Original yang menjadi pusat meja.

Untuk ukuran, pertimbangkan berapa banyak tamu yang datang. Ukuran besar (20×20 cm) cocok untuk meja utama yang dipotong dan dibagikan ke banyak tamu, sementara ukuran sedang (20×10 cm) pas untuk hadiah yang diserahkan langsung ke satu keluarga. Panduan karakter tiap varian ada di Varian Lapis Legit LapisPonti.

Tips Hadiah Imlek dengan Lapis Legit

Kalau Anda memberikan lapis legit sebagai hadiah Imlek, beberapa hal membuatnya lebih bermakna:

  • Kemasan merah-emas — merah melambangkan keberuntungan, emas melambangkan kemakmuran. Mintakan kemasan dengan nuansa kedua warna ini.
  • Sertakan jeruk mandarin — simbol kemujuran klasik yang lazim diberikan saat Imlek dan melengkapi kue dengan baik.
  • Kirim lebih awal — karena lapis legit tahan 5–7 hari di suhu ruang, Anda bisa mengirim 1–2 minggu sebelum Imlek agar penerima fleksibel menikmatinya kapan saja.
Kalau Anda menyusun parcel dengan beberapa item sekaligus, ide komposisi Imlek yang lengkap ada di Inspirasi Hampers & Parcel Premium dengan Lapis Legit.

"Tapi Bukankah Kue Keranjang yang Wajib di Imlek?"

Kue keranjang (nian gao) memang ikonik di Imlek — dikenal melambangkan kemakmuran yang naik dari tahun ke tahun. Tapi ia bukan satu-satunya kue di meja perayaan. Meja Imlek yang kaya biasanya menampung beberapa jenis kue, masing-masing dengan makna dan perannya sendiri.

Lapis legit mengisi peran sebagai kue premium yang dibagikan dan dinikmati bersama saat tamu berkumpul — berbeda dari peran kue keranjang yang lebih tradisional dan simbolis. Keduanya berdampingan, bukan bersaing. Banyak keluarga sengaja menyediakan keduanya: kue keranjang untuk simbol dan persembahan, lapis legit untuk dibagikan dan dinikmati saat tamu bertandang. Kue keranjang membawa makna klasiknya; lapis legit menambah kemewahan dan kehangatan saat keluarga berkumpul.

Menyambut Tahun Baru dengan Kue yang Bermakna

Imlek adalah momen berkumpul, dan lapis legit adalah salah satu cara menyambut tamu dengan kesan yang bertahan. Pilih varian yang tepat, kemas dengan warna merah-emas, dan biarkan makna lapisannya melengkapi harapan untuk tahun yang baru.

Untuk panduan lebih luas soal lapis legit sebagai hadiah, lihat Oleh-oleh yang Mengesankan.
Lapis Legit Original dengan lapisan yang sempurna

Coba Varian Ini

Lapis Legit Original

Rasa klasik yang tak perlu diperbaiki

Bagikan artikel ini

WhatsApp
Ririn Sartika

Pendiri LapisPonti

Ririn Sartika

Ririn Sartika adalah pendiri LapisPonti di Pontianak dan hingga kini masih memimpin pembuatan setiap loyang lapis legit — lapis per lapis, dengan mentega premium, telur segar, dan kesabaran. Tulisan-tulisan di sini berakar dari pengalamannya langsung membuat, menyimpan, dan mengirim lapis legit ke pelanggan di 20 kota.